Berjalan ditengah riuh gelombang samudra kehampaan..
Tertawa dalam tangis yang begitu dalam..
Mengais cinta dipadang pasir nan hampa..
Berdiri seorang diri dalam panasnya api pendirian..
Pendirian yang tak tergoyahkan oleh ramainya gelombang
peringatan..
Aku tersesat dalam
sebuah pendirian..
Hari itu seakan terbaik
bagiku dan masa bodoh dengan gelombang yang menghadang..
Aku terbawa oleh arus
kemunafikan..
Membangkang disetiap
embun kebaikan..
Memberontak setiap
peringatan yang menyapa..
Kini aku telah sadar
betapa tersesatnya aku..
Ku ingin seperti yang dulu..
Seperti bayi yang bodoh tak tau salah dan benar..
Seperti air yang mengalir dengan segala kejujuran..
Membuang kegersangan padang pasir yang menumpuk di
lahan qolbu..
Oh Tuhan,, aku malau pada-Mu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar