Deskripsi teks

ini adalah diariku, catatan kehidupanku. aku merasa tenang setelah menuliskan keluh kesah dan harapanku. atau mungkin sesuatu yang baru saja kualami dan temui, semua tertuang disini.

Selasa, 20 Agustus 2013

Tips Menghilangkan Stress



Suasana hati terkadang terasa hampa ketika kita tidak melakukan apa-apa. Berbagi dengan orang lain adalah obat yang ampuh untuk mengobati kekelaman hati. Berada dalam kesendririan yang tak putus-putus membuat sikologis kita seditkit terganggu dan kreativitaspun menurun sehingga kita temukan yang namanya stress…!. Stress akan kita temukan ketika kita tidak dapat mengendalikan kecerdasan emosional dengan baik. Kecerdasan emosi akan senantiasa terasah ketika seseorang berinteraksi dengan orang lainnya dengan cara memahami perasaan mereka dan berusaha mencari solusi untuk menyelesaikan masalah mereka. Ketika hal ini mampu dijalankan maka masalah stress sudah dapat teratasi sedikit demi sedikit.

Selain dari bersosialisasi dengan orang lain, menulis juga salah satu cara untuk menghilangkan stress karena dengan cara menuliskan uneg – uneg yang kita punya maka secara otomatis kita telah melakukan interaksi dengan diri kita sendiri. Kenapa bisa berkomunikasi dengna diri sendiri ?, ya, karena semua pemikirian itu dikeluarkan dalam bentuk tulisan. Dan tulisan ini akan menghasilkan kepuasan tersendiri bagi setiap orang yang menulis. Karena ada kepuasan maka stress pun akan hilang.

Setiap orang membawa karakternya masing-masing. Ada yang egois, peduli, dan ada juga yang sering bertingkah acuh disaat orang lagi serius berbicara dengannya. Akau tidak tau apakah sifatku egois atau peduli sama orang. Atau mungkin bisa saja keduanya, karena terkadang aku egois dan terkadang aku sangat peduli sama orang karena aku sangat cepat kasihan. Saat ini aku mungkin sedikit egois. Ini adalah dua hari setelah lebaran dan semua orang lagi seru-serunya jalan-jalan dengan pasangannya untuk refresing. Namun ada yang salah denganku dan pasanganku. Hari-hari ini ku isi dengan kesendirian dari pacar dan lebih mendekatkan diri sama keluarga saja. Terkadang aku memikirkan dia yang selalu menunggu disana untuk diajak jalan-jalna akan tetapi aku sedikit bingung dengna sifat kami sekarang ini. Apakah dia benar-benar menunggu atau mungkin sudah punya agenda lain dengan orang lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar